Monday, January 2, 2012

Posted by azhar_artazie Posted on 5:09 AM | 1 comment

LA SNN 2 (program sederhana biodata,kerucut&uts/uas)







I.                   PENGERTIAN PROLOG
Prolog singkatan dari Programming in Logic atau di sebut juga sebagai bahasa non-procedural. Namanya diambil dari bahasa Perancis programmation en logique (pemrograman logika). Dikembangkan oleh Alain Colmenraurer dan P.Roussel di Universitas Marseilles Perancis, tahun1972.Prolog populer di Eropa untuk aplikasi artificial intelligence, sedangkan di Amerika peneliti mengembangkan aplikasi yang sama, yaitu LISP
Bahasa Pemrograman Prolog :

·         Object oriented languange atau declarative languange.
·         Tidak terdapat prosedur, tetapi hanya kumpulan data-data objek (fakta) yang akan diolah, dan relasi antar objek tersebut membentuk aturan yang diperlukan untuk mencari suatu jawaban
·         Programmer menentukan tujuan (goal), dan komputer menentukan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut serta mencari jawabannya.
·         Dilakukan pembuktian terhadap cocok-tidaknya tujuan dengan data-data yang telah ada dan relasinya.
Aplikasi Prolog :

·         Sistem Pakar (Expert System):Program menggunakan teknik pengambilan kesimpulan dari data-data yang didapat, layaknya seorang ahli. Contoh dalam mendiagnosa penyakit
·         Pengolahan Bahasa Alami (Natural Languange Processing):Program dibuat agar pemakai dapat berkomunikasi dengan komputer dalam bahasa manusia sehari-hari, layaknya penterjemah.
Robotik: Prolog digunakan untuk mengolah data masukan yang berasal dari sensor dan mengambil keputusan untuk menentukan gerakan yang harus dilakukan.









II.                Tugas Laporan Akhir Pemrograman
a.)    Program sederhana “biodata”
Untuk menggunakan program prolog, Pertama kita cari icon seperti pada gambar ini 
yang terdapat di menu toolbar atau di taskbar desktop, setelah itu maka terbukalah, seperti gambar di bawah ini :


Buatlah/masukanlah script data atau bahasa pemrograman prolog pada notepad ++ atau notepad biasa, ketiklah lebih awal dahulu :
Ø  program:-nl,nl,
sebuah Kalimat yang di awali kata perintah program deklrasi awal dari pembuatan bahasa program prolog, dengan ditandai dengan nl : yang berarti pindah baris atau(New Line), tanda (,) dalam program prolog menyatakan pemberhentian sementara intruksi program yang diberikan.
Ø  write('masukan nama anda='),nl,
read(A),
kalimat perintah write akan mengintruksikan pencetakan kalimat 'masukan nama anda= program tersebut dengan meminta suatu inputan data yang akan di isi selanjutnya, dengan ditandai dengan nl : yang berarti pindah baris atau(New Line), tanda (,) dalam program prolog menyatakan pemberhentian sementara intruksi program yang diberikan. Sedangkan read(A) mengintruksikan bahwasanya inputan data yang nanti di isi bervariabel A supaya dicetakan selanjutnya bisa terbaca.
Ø  write('masukan npm anda='),nl,
read(B),
kalimat perintah write akan mengintruksikan pencetakan kalimat 'masukan npm anda program tersebut dengan meminta suatu inputan data yang akan di isi selanjutnya, dengan ditandai dengan nl : yang berarti pindah baris atau(New Line), tanda (,) dalam program prolog menyatakan pemberhentian sementara intruksi program yang diberikan. Sedangkan read(B) mengintruksikan bahwasanya inputan data yang nanti di isi bervariabel B supaya dicetakan selanjutnya bisa terbaca.
Ø  write('masukan kelas anda='),nl,
read(C),
kalimat perintah write akan mengintruksikan pencetakan kalimat 'masukan kelas anda= program tersebut dengan meminta suatu inputan data yang akan di isi selanjutnya, dengan ditandai dengan nl : yang berarti pindah baris atau(New Line), tanda (,) dalam program prolog menyatakan pemberhentian sementara intruksi program yang diberikan. Sedangkan read(C) mengintruksikan bahwasanya inputan data yang nanti di isi bervariabel C supaya dicetakan selanjutnya bisa terbaca.
Ø  write('nama saya'),
write(A),
write('npm saya'),
write(B),
write('kelas saya'),
write(C).
pendeklarasian pada intruksi program diatas adalah:
#intruksi program pertama akan mencetak nama saya dengan ……. Nama yang sudah di input tadi, dengan keterangan variabel A untuk var inputan suatu nama. tanda (,) dalam program prolog menyatakan pemberhentian sementara intruksi program yang diberikan.
##intruksi program kedua akan mencetak npm saya dengan ……. Angka NPM yang sudah di input tadi, dengan keterangan variabel B untuk var inputan suatu NPM. tanda (,) dalam program prolog menyatakan pemberhentian sementara intruksi program yang diberikan.
### intruksi program ketiga akan mencetak kelas saya dengan ……. kelas yang sudah di input tadi, dengan keterangan variabel C untuk var inputan suatu Kelas. tanda (.) dalam program prolog menyatakan pemberhentian permanent akhir intruksi program yang diberikan.

gambarnya:


·         Setelah script kodingan telah selesai dibuat, maka simpanlah data tersebut dengan cara, klik file pada toolbar diatas, kemudian pilih save as lalu klik, seperti pada gambar di bawah ini:
·         Setelah itu namakan file data anda contoh bio.pl dengan berextensi dot pl, lalu klik save pada tombol disamping kanan. Seperti Pada gambar dibawah ini:

·         kemudian kita beralih ke aplikasi PROLOG tadi, caranya klik tombol file pada toolbar aplikasi PROLOG lalu pilih CONSULT… dan klik, seperti pada gambar dibawah ini:
·         Pilih file data bio.pl tadi lalu klik tombol open, seperti pada gambar dibawah ini:




b.)    Program sederhana “rumus kerucut

Buatlah/masukanlah script data atau bahasa pemrograman prolog pada notepad ++ atau notepad biasa, ketiklah lebih awal dahulu :
Ø  program:-nl,nl,
sebuah Kalimat yang di awali kata perintah program deklrasi awal dari pembuatan bahasa program prolog, dengan ditandai dengan nl : yang berarti pindah baris atau(New Line), tanda (,) dalam program prolog menyatakan pemberhentian sementara intruksi program yang diberikan.
Ø  write('masukan jari-jari='),
read(J),
kalimat perintah write akan mengintruksikan pencetakan kalimat 'masukan jari-jari= program tersebut dengan meminta suatu inputan data yang akan di isi selanjutnya, tanda (,) dalam program prolog menyatakan pemberhentian sementara intruksi program yang diberikan. Sedangkan read(J) mengintruksikan bahwasanya inputan data yang nanti di isi bervariabel J supaya dicetakan selanjutnya bisa terbaca.
Ø  write('masukan tinggi='),
read(T),
kalimat perintah write akan mengintruksikan pencetakan kalimat 'masukan npm anda program tersebut dengan meminta suatu inputan data yang akan di isi selanjutnya, tanda (,) dalam program prolog menyatakan pemberhentian sementara intruksi program yang diberikan. Sedangkan read(B) mengintruksikan bahwasanya inputan data yang nanti di isi bervariabel B supaya dicetakan selanjutnya bisa terbaca.
Ø  V is(3.14*(J*J)*T)/3,
Intruksi program suatu rumus kerucut dimana variabel V adalah perhitungan 3.14 dikali dengan nilai input J*J dikali T dari inputan nilai tinggi lalu hasil keseluruhan tersebut dibagi 3, tanda (,) dalam program prolog menyatakan pemberhentian sementara intruksi program yang diberikan.
Ø  write('volume kerucut'),
write(V).
 intruksi program diatas akan mencetak volume kerucut ……. Hasil nilai keseluruhan perhitungan yang sudah di input tadi dan d hitung dengan rumus kerucut, dengan keterangan variabel V untuk var inputan suatu Kelas. tanda (.) dalam program prolog menyatakan pemberhentian permanent akhir intruksi program yang diberikan.
Gambarnya:



Setelah script kodingan telah selesai dibuat, maka simpanlah data tersebut dengan cara, klik file pada toolbar diatas, kemudian pilih save as lalu klik, seperti pada gambar di bawah ini:
·         Setelah itu namakan file data anda contoh kerucut.pl dengan berextensi dot pl, lalu klik save pada tombol disamping kanan. Seperti Pada gambar dibawah ini:

·         kemudian kita beralih ke aplikasi PROLOG tadi, caranya klik tombol file pada toolbar aplikasi PROLOG lalu pilih CONSULT… dan klik, seperti pada gambar dibawah ini:
Pilih file data kerucut.pl tadi lalu klik tombol open, seperti pada gambar dibawah ini:




c.)    Program sederhana “nilai uts & uas





Buatlah/masukanlah script data atau bahasa pemrograman prolog pada notepad ++ atau notepad biasa, ketiklah lebih awal dahulu :
Ø  program:-nl,nl,
sebuah Kalimat yang di awali kata perintah program deklrasi awal dari pembuatan bahasa program prolog, dengan ditandai dengan nl : yang berarti pindah baris atau(New Line), tanda (,) dalam program prolog menyatakan pemberhentian sementara intruksi program yang diberikan.
Ø  write('masukan nilai UTS='),
read(A),
kalimat perintah write akan mengintruksikan pencetakan kalimat 'masukan nilai UTS= program tersebut dengan meminta suatu inputan data yang akan di isi selanjutnya, tanda (,) dalam program prolog menyatakan pemberhentian sementara intruksi program yang diberikan. Sedangkan read(J) mengintruksikan bahwasanya inputan data yang nanti di isi bervariabel J supaya dicetakan selanjutnya bisa terbaca.
Ø  write('masukan nilai UAS='),
read(B),
kalimat perintah write akan mengintruksikan pencetakan kalimat 'masukan nilai UAS= program tersebut dengan meminta suatu inputan data yang akan di isi selanjutnya, tanda (,) dalam program prolog menyatakan pemberhentian sementara intruksi program yang diberikan. Sedangkan read(B) mengintruksikan bahwasanya inputan data yang nanti di isi bervariabel B supaya dicetakan selanjutnya bisa terbaca.
Ø  N is(A+B)/2,
Intruksi program suatu rumus dimana variabel N adalah perhitungan inputan nilai A+B lalu hasil keseluruhan tersebut dibagi 2, tanda (,) dalam program prolog menyatakan pemberhentian sementara intruksi program yang diberikan.

Ø  (N>=90->write('A');
( awal penkondisian ditandai denga awal kurung kurawal.
Program diatas mengintruksikan suatu statment kondisi jika hasil nilai keseluruhan dari perhitungan nilai UTS & UAS lebih besar sama dengan 90 maka program mengintruksikan grade A. tanda (;) dalam program prolog menyatakan pemberhentian sementara intruksi program yang diberikan.

Ø  N>=80->write('B');
Program diatas mengintruksikan suatu statment kondisi jika hasil nilai keseluruhan dari perhitungan nilai UTS & UAS lebih besar sama dengan 80 maka program mengintruksikan grade B. tanda (;) dalam program prolog menyatakan pemberhentian sementara intruksi program yang diberikan.





Ø  N>=70->write('C');
Program diatas mengintruksikan suatu statment kondisi jika hasil nilai keseluruhan dari perhitungan nilai UTS & UAS lebih besar sama dengan 70 maka program mengintruksikan grade C. tanda (;) dalam program prolog menyatakan pemberhentian sementara intruksi program yang diberikan.

Ø  N>=60->write('D');
Program diatas mengintruksikan suatu statment kondisi jika hasil nilai keseluruhan dari perhitungan nilai UTS & UAS lebih besar sama dengan 60 maka program mengintruksikan grade D. tanda (;) dalam program prolog menyatakan pemberhentian sementara intruksi program yang diberikan.

Ø  N>=10->write('E')).
Program diatas mengintruksikan suatu statment kondisi jika hasil nilai keseluruhan dari perhitungan nilai UTS & UAS lebih besar sama dengan 10 maka program mengintruksikan grade E. tanda (.) dalam program prolog menyatakan pemberhentian permanent intruksi program yang diberikan.

·         Setelah script kodingan telah selesai dibuat, maka simpanlah data tersebut dengan cara, klik file pada toolbar diatas, kemudian pilih save as lalu klik, seperti pada gambar di bawah ini:
·         Setelah itu namakan file data anda contoh nilai.pl dengan berextensi dot pl, lalu klik save pada tombol disamping kanan. Seperti Pada gambar dibawah ini:

kemudian kita beralih ke aplikasi PROLOG tadi, caranya klik tombol file pada toolbar aplikasi PROLOG lalu pilih CONSULT… dan klik, seperti pada gambar dibawah ini:
Pilih file data nilai.pl tadi lalu klik tombol open, seperti pada gambar dibawah ini:













Posted by azhar_artazie Posted on 4:26 AM | No comments

LA SNN 1 (ARTIFICIAL NEURAL NETWORK&BACKPROPAGATION)


 

A.   PENGERTIAN ARTIFICIAL NEURAL NETWORK
Artificial Neural Network (Jaringan Syaraf Tiruan) merupakan cabang ilmu multidisplin yang meniru cara kerja otak makhluk hidup. Salah satu struktur yang ditiru adalah bentuk neuron-nya (sel syaraf). Jaringan Syaraf Tiruan dapat menyelesaikan persoalan yang rumit atau tidak mungkin jika diselesaikan dengan menggunakan komputasi secara konvensional.
Dengan melakukan proses belajar Jaringan Syaraf Tiruan dapat memodifikasi tingkah laku sesuai dengan keadaan lingkungannya. Jaringan syaraf dapat mengatur dirinya untuk menghasilkan suatu respon yang konsisten terhadap rangkaian masukan. Jaringan Syaraf Tiruan dirancang dan dilatih untuk memiliki kemampuan seperti yang dimiliki oleh manusia.
Artificial Neural Network (Jaringan Syaraf Tiruan) adalah sistem komputasi dimana arsitektur dan operasi diilhami dari pengetahuan tentang sel syaraf biologi di dalam otak.
            Artificial Neural Network (Jaringan Syaraf Tiruan)  merupakan model yang meniru cara kerja jaringan neural biologis.
B.  PERBEDAAN ANTARA ES (Expert System) dan ANN :
§  ES (Expert System)
·           Dalam pemecahan masalah masih membutuhkan bantuan programer
·           Knowledge di buat oleh Progammer, sehingga Knowledge dapat ditelusuri proses pembuatannya .
·           Sample yang inputnya cacat tidak dapat menghasilkan  output.

§  ANN (Artificial Neural Network)
·           Dapat memecahkan masalah/ kasus yang rumit yang tidak dapat dilakukan oleh ES.
·           Knowledgenya terbentuk dengan sendirinya.
·           Dapat menghasilkan Output walaupun  inputnya cacat

 


 

C.   OTAK SEBAGAI SISTEM PENGOLAH INFORMASI


            Otak manusia (juga hewan) terdiri atas sel-sel yang disebut neuron. Dibandingkan dengan sel-sel lain yang selalu mereproduksi dirinya kemudian mati, neuron memiliki keistimewaan, yaitu tidak mati. Hal ini menyebabkan informasi yang tersimpan di dalamnya dapat bertahan. Diperkirakan otak manusia terdiri atas 109 neuron, dan terdapat 100 jenis neuron yang telah diketahui. Neuron-neuron ini terbagi atas grup-grup (disebut jaringan) yang dibedakan atas fungsinya dan setiap grup mengandung ribuan neuron yang saling berhubungan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa otak merupakan kumpulan dari jaringan-jaringan neuron. Kecepatan proses setiap jaringan ini sebenarnya jauh lebih kecil dibandingkan dengan kecepatan proses komputer yang ada pada saat ini. Namun karena otak terdiri atas jutaan jaringan yang bekerja secara paralel (simultan), maka otak dapat mengerjakan pekerjaan yang jauh lebih kompleks dibandingkan dengan apa yang dapat dikerjakan oleh komputer yang semata-mata hanya mengandalkan kecepatan. Struktur pemrosesan paralel ini merupakan bagian lain yang menarik dari jaringan neural, yang juga dapat ditiru untuk diimplementasikan pada komputer.




Gambar 1. Hubungan antar neuron biologis


          Gambar 1 di atas menunjukkan hubungan antara neuron pada otak. Pada gambar tersebut terdapat bagian-bagian : dendrit yang berfungsi sebagai saluran masukan bagi neuron, nucleus merupakan inti dari suatu neuron, axon berfungsi sebagai saluran keluaran dari neuron, dan synapsis yang mengatur kekuatan hubungan antar neuron

A.   ARSITEKTUR ARTIFICIAL NEURAL NETWORK

            Setiap neuron dapat memiliki beberapa masukan dan mempunyai satu keluaran. Jalur masukan pada suatu neuron bisa berisi data mentah atau data hasil olahan neuron sebelumnya. Sedangkan hasil keluaran suatu neuron dapat berupa hasil akhir atau berupa bahan masukan bagi neuron berikutnya. Jaringan neuron buatan terdiri atas kumpulan grup neuron yang tersusun dalam lapisan. Gambar 2 di bawah ini menunjukkan struktur umum jaringan syaraf buatan yang bersifat feedforward (data diproses pada satu arah).


Gambar 2.  Arsitektur ANN


1.  Lapisan input [Input Layer].
     Lapisan input berfungsi sebagai penghubung jaringan ke dunia luar (sumber data). Neuron-neuron ini tidak melakukan perubahan apapun terhadap data, tapi hanya meneruskan data ini ke lapisan berikutnya.



2.  Lapisan tersembunyi [Hidden Layer]
            Suatu jaringan dapat memiliki lebih dari satu lapisan tersembunyi (hidden layer) atau bahkan bisa juga tidak memilikinya sama sekali. Jika jaringan memiliki beberapa lapisan tersembunyi, maka lapisan tersembunyi terbawah berfungsi untuk menerima masukan dari lapisan input. Besarnya nilai masukan (net) neuron ke-j pada lapisan tersembunyi ini tergantung pada akumulasi jumlah perkalian antara nilai bobot (w, kekuatan hubungan antar neuron) dengan nilai keluaran (O) neuron ke‑i pada lapisan sebelumnya (neuron input) ditambah dengan nilai bias (w, neuron ke-j), atau
 Nilai bisa ini merupakan nilai konstan yang dimiliki oleh setiap neuron (kecuali neuron pada lapisan input) yang digunakan untuk memperbaiki keluaran jaringan agar dapat menyamai atau mendekati nilai keluaran (output) yang diinginkan. Bobot wji bernilai 0 menunjukkan bahwa antara neuron ke-j dan ke-i tidak terdapat hubungan.
     Nilai keluaran neuron pada lapisan tersembunyi ini merupakan fungsi dari nilai masukannya f(net (j)). Pada eksperimen ini digunakan fungsi Sigmoid, yaitu :

                                                Ox(j) = 1 / (1 + exp(-net(j)))                         (2)

     Pada hidden layer pada lapisan yang berikutnya (jika ada) berlaku hal yang sama seperti hidden layer di atas, hanya saja data masukannya berasal dari hidden layer lapisan sebelumnya.

3.  Lapisan Output [Output Layer]
            Prinsip kerja neuron-neuron pada lapisan ini sama dengan prinsip kerja neuron-neuron pada lapisan tersembunyi (hidden layer) dan di sini juga digunakan fungsi Sigmoid, tapi keluaran dari neuron pada lapisan ini sudah dianggap sebagai hasil dari proses

Thursday, December 29, 2011

Posted by azhar_artazie Posted on 10:37 PM | 6 comments

sistem basis data penyewaan rental dvd

BAB I
PENDAHULUAN
1.1            Latar Belakang
Semakin berkembangnya kegiatan ekonomi pada saat ini memicu kegiatan ekonomi di semua bidang. Di antara kegiatan ekonomi tersebut adalah kegiatan bisnis di bidang persewaan kaset VCD/DVD, sehingga pada saat ini banyak muncul usaha yang bergerak di bidang persewaan kaset VCD/DVD. Sistem informasi berbasis komputer telah banyak diaplikasikan dalam berbagai kehidupan. Pemanfaatan sistem informasi berbasis komputer dapat membantu proses pengolahan data menjadi lebih cepat dan mudah.
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan, diketahui bahwa pada Krisna Rental, semua sistem manajemenya dijalankan secara manual. Adapun kegiatan yang masih berjalan adalah pengertian data penyewa dan identitas VCD/DVD, sehingga sering terjadi kesalahan maupun kehilangan data-data secara tidak sengaja, yang mengakibatkan para pembeli jasa mendapatkan kerugian yang cukup besar.Hal ini dapat diatasi dengan pemanfaatan sistem informasi berbasis komputer.
Berdasarkan paparan yang telah disimpulkan diperlukan sebuah sistem informasi yang memanfaatkan komputer yang dapat menangani dan mengolah data-data yang berhubungan dengan pengertian data penyewa dan identitas VCD/DVD.
Diharapkan dengan adanya sistem tersebut, dapat menghindari kesalahan dalam pengelolaan data.
Untuk mendapat informasi yang baik dan akurat, maka diperlukan adanya sistem informasi yang mampu memenuhi kebutuhan pengelolaan data-data penyewaan pada Krisna Rental. Berdasaarkan atas gambaran tersebut, maka penulis memilih judul SISTEM INFORMASI PENYEWAAN KASET VCD/DVD PADA KRISNA RENTAL MENGGUNAKAN MY SQL.

1.2            Rumusan masalah
Sistem informasi penyewaan kaset VCD/DVD pada Krisna Rental merupakan suatu sistem aplikasi yang digunakan untuk memberikan kemudahan dalam melakukan proses pengolahan data dan transaksi pada sebuah rental VCD/DVD. Selain memberi kemudahan kepada pihak rental, pelanggan juga dapat menikmati kemudahan program aplikasi dengan menggunakan fasilitas pencarian VCD/DVD untuk mencari VCD/DVD yang akan dipinjam.
1.3            Ruang Lingkup
Dalam penulisan ini akan diberikan ruang lingkup sebagai berikut:
1.      Manajemen Aturan Lama Peminjaman, Manajemen Aturan Denda, Manajemen Data Penyewa, Manajemen Data Pemasok,Manajemen Data VCD/DVD.
2.      Transaksi Peminjaman VCD/DVD dan Transaksi Pengembalian VCD/DVD.
3.      Informasi VCD/DVD yang ada pada rental.
Pembahasan yang dilakukan diharapkan mampu memberikan kemudahan pada pihak rental dan dapat memberikan informasi kepada pelanggan dengan cara cepat, akurat dan dapat dipercaya serta dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan untuk pengambilan keputusan.
1.4            Tujuan
Tujuan pembuatan aplikasi Sistem Informasi penyewaan kaset VCD/DVD pada Krisna Rental adalah :
1.      Untuk melakukan pembuatan perangkat lunak program aplikasi pengolahan data VCD/DVD dengan sistem yang terkomputerisasi.
2.      Membantu menangani permasalahan pengolahan data VCD/DVD khususnya proses peminjaman dan pengembalian VCD/DVD yang ada secara terkomputerisasi, sehingga rental dapat melaksanakan kegiatan peminjaman dan pengembalian VCD/DVDV dengan cepat.

BAB II
LANDASAN TEORI
2.1            ERD (Entity Relationship Diagram)

Entity Relationship Diagram (ERD) atau diagram antar entity merupakan
suatu dokumentasi data yang menggunakan entity dan hubungan yang ada diantara
entity tersebut (Nugroho, 2004:13).  Simbol yang di gunakan adalah sebagai berikut : 
  1. Entitas ( Entity

Entitas adalah suatu yang dapat dibedakan dalam dunia nyata, dimana informasi
yang berkaitan dengannya dikumpulkan. Digambarkan dengan bentuk persegi
panjang, seperti pada gambar 1 :

Gambar 1.Simbol Entitas

  1. Relasi ( Relationship

Relasi adalah hubungan yang terjadi antara satu atau lebih entitas. Simbol relasi
digambarkan dengan bentuk belah ketupat, seperti pada gambar 2 :

Gambar 2. Simbol Relasi

  1.  Atribut 


Atribut adalah karakteristik dari entity atau relationship yang menyediakan
penjelasan detail tentang entity atau relationship tersebut. Digambarkan dengan
bentuk oval, seperti pada gambar 3 :
 Gambar 3. Simbol Atribut

  1. Entitas Lemah ( Weak entity )

Entitas lemah (Weak Entity) adalah suatu entity dimana atributnya bukan milik
sendiri. Keadaan dari entity tersebut tergantung dari keberadaan entity lain.
Simbol weak entity digambarkan dengan bentuk persegi panjang, dengan persegi
panjang yang lebih kecil didalamnya, seperti disajikan pada gambar 4:
 Gambar 4. Simbol Weak entity

  1. Entitas Asosiatif 

Entitas Asosiatif adalah entitas yang terbentuk dari hasil tertentu yang tidak berdiri
sendiri. Digambarkan dengan bentuk persegi panjang dengan belah ketupat
didalamnya, seperti pada gambar 5 :
Gambar 5. Simbol Entitas Asosiatif


  1. Atribut Bernilai ( Atribut multi value

Atribut bernilai adalah atribut yang memiliki sekelompok nilai untuk setiap
instant entity. Simbol ini digambarkan dengan bentuk oval, seperti disajikan pada
gambar 6 :
Gambar 6. Simbol Atribut Bernilai


  1. Atribut Turunan ( Atribut Derivative

Atribut turunan adalah suatu atribut yang dihasilkan dari atribut yang lain. Simbol
ini digambarkan dengan bentuk oval yang putus-putus, seperti disajikan pada
gambar 7 :
Gambar 7. Simbol Atribut Turunan

  1. Kardinalitas ( Cardinality

Kardinalitas adalah jumlah minimum dan maksimum kemunculan suatu entitas
yang mungkin dihubungkan dengan kemunculan tunggal dan entitas lain.
Kardinalitas digambarkan sebagai berikut:
Gambar 8. Simbol Kardinalitas
1.1            Normalisasi

Normalisasi merupakan suatu proses untuk mengubah suatu tabel yang
memiliki masalah tertentu ke dalam dua buah atau lebih yang tak lagi memiliki
masalah. Masalah tersebut maksudnya adalah sering adanya atribut yang sama dalam
sebuah tabel. Suatu file yang terdiri dari beberapa grup elemen yang berulang-ulang
perlu diorganisasikan kembali. Proses untuk mengorganisasikan file untuk
menghilangkan grup elemen yang berulang-ulang disebut normalisasi (Winarko, Edi,
2006:7) . 
Bentuk normal yang sering digunakan pada normalisasi adalah bentuk pertama
(1NF), bentuk normal kedua (2NF), dan bentuk normal ketiga (3NF). Bentuk normal
yang lain seperti bentuk normal keempat (4NF) dan bentuk normal kelima (5NF) di
gunakan pada kasus-kasus khusus. 
Bentuk normal pertama dicapai bila nilai tiap atribut adalah tunggal. Kondisi
dapat diperoleh dengan melakukan eliminasi terjadinya data ganda (repeating group).
Pada kondisi normal pertama ini kemungkinan masih adanya data rangkap. Bentuk
normal kedua dicapai bila atribut yang dijadikan identitas benar-benar sebagai
determinan dari semua atribut. Bentuk normal kedua diperoleh dengan bantuan
diagram determinasi atau manipulasi data tabel pada kondisi bentuk normal pertama.
Bentuk normal ketiga adalah bentuk normal kedua tanpa terjadinya ketergantungan
transitif (Winarko, Edi, 2006:8-9).
BAB III
ANALISIS DAN PEMECAHAN MASALAH
1.1            Analisis Masalah
Pembahasan tentang analisis dan pemecahan masalah-masalah sehingga
mendapatkan suatu solusi dalam memberikan pelayanan yang baik.

1.2            Permasalahan Yang Dihadapi
Pada Krisna Rental ini mempunyai sistem yang dijalankan secara manual.
Hal ini menyebabkan sering terjadinya laporan keuangan yang tidak akurat, karena manajemen yang salah dalam mengelola data-data, serta terjadinyapersewaan VCD/DVD yang tidak valid akibat human error. Akibat dari masalah ini bisa berpengaruh pada tingkat kepercayaan konsumen terhadap Raisya Rental menjadi cenderung menurun yang mengakibatkan berkurangnya pendapatan usaha.
1.3            Pemecahan Masalah
Untuk mengatasi masalah yang ada pada Krisna Rental, maka dibuatlah rancangan proses desain dan implementasi sistem informasi manajemen sebagai berikut:
1.3.1    Bentuk ERD
Pada desain sistem informasi yang dibuat menghasilkan hubungan antara entitas-entitas, dapat dilihat pada gambar ERD berikut:
BAB IV
PERANCANGAN DATABASE RENTAL VCD/DVD DENGAN My SQL

Select *from penyewa; untuk menampilkan semua isi dari tabel penyewa
Select*from traksaksi;akan menampilkan semua isi dari tabel transaksi
Select*from kaset; akan menampilkan semua isi dari tabel kaset
Select*from detil_transaksi;akan menampilkan semua isi dari tabel detil_transaksi
JOIN
Menampilkan judul dan nama penyewa dari tabel penyewa dan tabel detil_transaksi
Menampilkan judul buku yg dipinjam berdasarkan bulan yaitu dengan menggabungkan tabel transaksi dengan tabel detil_transaksi dimana no_transaksi adalah primary key nya.dibawah ini adalah buku yg dipinjam pada bulan 10 .
Select alamat_penyewa from penyewa where alamat_penyewa like “%bekasi%”; akan menampilkan alama_penyewa dari tabel penyewa dimana alamat_penyewa  bertempat di bekasi
Select nama_penyewa from penyewa where nama_penyewa like “%i%”; akan menampilkan nama_penyewa dari tabel penyewa dimana nama_penyewa yang mempunyai ususr i di depan/tengah/ dibelakang
Select nama_penyewa from penyewa where nama_penyewa like”%s”; akan menampilkan nama_penyewa dari tabel penyewa dimana nama_penyewa yang mengandung unsur s dibelakang
Select judul from kaset where judul like “a%”; akan menampilkan judul dari tabel kaset dimana judul yang mengandung unsur a di depan

BAB V
PENUTUP
4.1 Kesimpulan

Dengan adanya sistem informasi rental ini bisa diimplementasikan dengan
prasarana yang ada di Krisna Rental, sehingga dapat menjadi solusi tambahan dalam
mengatasi permasalahan seperti; pendataan VCD/DVD keluar atau masuk pada
Krisna Rental dan pembuatan laporan keuangan bulanan yang berhubungan dengan
informasi penyewaan VCD/DVD pada Krisna Rental. Sistem yang dibuat juga harus
didukung oleh seorang admin yang mampu untuk mengoperasikannya. Fitur
pengecekan ketersediaan VCD/DVD pada aplikasi ini sangat membantu admin karena
dikerjakan secara otomatis oleh komputer. Tampilan program ini dibuat sederhana
dengan prinsip kemudahan dalam pembacaan data.


4.2 Saran

Sistem ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu diperlukan ide kreatif dan
inovasi dari programer lain untuk mengembangkan sistem ini terutama masalah 
laporan persewaan yang lebih terinci dan dapat memberikan masukan bagi pengguna
aplikasi, kapan dan berapa jumlah VCD/DVD yang keluar pada tanggal tertentu,
sesuai dengan pesanan konsumen.







Daftar Pustaka
Ø  “DIKTAT Sistem Basis Data”, UNIVERSITAS GUNADARMA