Tuesday, June 12, 2012

Posted by azhar_artazie Posted on 1:15 AM | No comments

RIVIEW Bisnis Online via Iklan di Website & Blog


NAMA : ZULFA AULIA ARTAJI
NPM : 16109123
KELAS : 3KA24

 
1 Artikel
Bisnis Online via Iklan di Website & Blog
Diposting oleh admin pada 20-08-2008
Dewasa ini, hampir semua pengguna internet telah memiliki media online untuk merepresentasikan kehadirannya di internet. Media ini bisa jadi hanya berupa email, user id di layanan online tertentu, hingga sebuah blog bahkan website. Bagaimana dengan Anda?
Jika saat ini Anda telah mengelola blog atau website, sudahkan Anda manfaatkan peluang bisnis online? Sayang jika peluang ini tidak Anda tangkap. Bisnis online sangat luas cakupannya. Namun Anda dapat belajar dan memulai bisnis online Anda dengan berpartisipasi dalam bisnis online yang bermodel kemitraan iklan.
Model bisnis kemitraan iklan ini nyata, sudah banyak yang melakukan dan terbukti menghasilkan, serta nyaris tanpa modal. Apapun tema dan kepentingan blog atau website Anda, bisnis ini bisa Anda lakukan tanpa banyak menyita waktu. Ya, Anda hanya perlu melakukan pendaftaran, memasang script kode iklan ke dalam halaman web, dan biarkan software website atau aplikasi blog yang bekerja untuk Anda. Anda cukup memantau kinerja dan perolehan penghasilan iklan di website Anda lewat halaman administrasi yang sudah disediakan penyelenggara program iklan.
Murah Bahkan Gratis
Apa yang Anda butuhkan untuk berpartisipasi dalam model bisnis ini? Model-model kemitraan ini mempunyai persyaratan tipikal yang cukup mudah untuk Anda penuhi:
  1. Anda memiliki website atau blog.
  2. Anda mendaftarkan diri sebagai mitra penyaji iklan di penyelenggara layanan.
  3. Anda memilih dan memasang kode iklan yang telah disediakan oleh penyelenggara layanan.
  4. Anda menerima penghasilan dari iklan.
Ketentuan perhitungan pendapatan, waktu pembayaran, nilai pembayaran minimal, dan metode pembayaran berbeda-beda sesuai kebijakan sang penyelenggara.
Investasi bisnis ini sangat murah, bahkan gratis, mengingat Anda dapat menggunakan layanan blog untuk berbisnis. Jika ingin sedikit profesional, Anda bisa menyewa domain dan hosting sendiri untuk website atau blog Anda.
Beragam Jenis Model dan Mitra Layanan Iklan
Ada berbagai pilihan jasa layanan kemitraan bisnis instan di internet ini. Yang populer dan banyak diminati pemilik website antara lain Google AdSense, Text Link Ads, AdBrite, dan 000Webhost. Tentunya masih banyak lagi model kemitraan iklan yang ditawarkan di internet, namun untuk langkah awal layanan tersebut di atas cukup feasible untuk Anda coba.
Google AdSense
Mungkin layanan Google AdSense ini sudah Anda kenal. Ya, Anda menjadi mitra penyaji iklan dari layanan iklan Google. Prinsipnya:
  • Google memperoleh iklan dari pengiklan lewat layanan Google AdWords.
  • Peserta layanan Google AdSense -dalam hal ini Anda- memasang iklan para pengiklan AdWords.
  • Anda memperoleh penghasilan tayangan iklan Anda, dengan metode penghitungan tertentu.
Jenis atau tipe iklan yang bisa Anda pasang:
  • AdSense for Content: Anda memasang link iklan atau banner di halaman web atau blog Anda.
  • AdSense for Search: Anda memasang form mesin pencari Google di website Anda, iklan terkait akan ditampilkan saat ada pengunjung yang menggunakan form pencarian yang Anda sediakan.
  • AdSense for Feeds: Ini tipe baru, Anda memasang iklan pada feed sindikasi posting Anda (RSS XML). Blog Anda biasanya memiliki Feed, adapun website tergantung apakah Anda menyediakannya atau tidak.
  • Ada juga tipe Refferals, berupa link referensi ke situs pemilik iklan. Sayangnya tipe iklan ini sejak akhir Agustus ditiadakan oleh Google.
Pembayaran dilakukan oleh Google setelah pendapatan Anda minimal terakumulasi $100. Pembayaran dilakukan melalui cek. Pencairan cek dapat Anda lakukan di berbagai bank nasional. Proses pencarian cek biasanya berlangsung sekitar sebulan (melalui proses verifikasi dahulu). Setelah clear maka penghasilan akan dibayarkan dengan potongan biaya administrasi dalam jumlah yang berbeda-beda tergantung bank tempat Anda menukar cek.


Text Link Ads
Layanan Text Link Ads kurang lebih sama seperti Google AdSense. Perbedaannya adalah Anda baru bisa berpromosi dan mendapatkan penghasilan jika website atau blog Anda telah memiliki PageRank (pengertian istilah PR) minimal 4.
Alternatif pembayaran yang ditawarkan Text Link Ads lebih bervariasi. Anda dapat menerima pembayaran via cek seperti Google AdSense, melalui account PayPal yang telah Anda miliki, atau melalui kartu debit Payoneer yang disediakan oleh Text Link Ads. Anda juga dapat membelanjakan kembali penghasilan Anda di Text Link Ads untuk beriklan balik.
AdBrite
Kurang lebih program kemitraan AdBrite sama seperti layanan Google AdSense di atas. Salah satu fitur iklan yang cukup menarik adalah pengintegrasian link iklan dengan konten website atau blog Anda. Jadi teks-teks tertentu di dalam halaman web atau posting blog Anda otomatis akan diberi link ke iklan AdBrite.
000webhost
Ini merupakan kerjasama iklan yang mempromosikan layanan hosting gratis dari 000webhost. Anda dapat berpartisipasi sekaligus menikmati layanan hosting gratis di tempat ini. Hosting gratis ini juga bisa menjadi solusi murah bagi penyelenggaraan website atau blog untuk berpartisipasi di layanan periklanan lain seperti telah diulas di atas.
Iklan referensi Anda akan diperhitungkan berdasarkan orang yang mengklik iklan Anda dan mendaftar di layanan hosting gratis 000webhost. Setiap situs baru yang terdaftar akan bernilai $5 dan akan dibayarkan setelah mencapai akumulasi minimal $100.
Ada persyaratan khusus dalam norma perhitungan di 000webhost, yakni situs terdaftar baru bisa diperhitungkan komisinya jika situs tersebut aktif minimal satu bulan. Jadi jika orang yang mendaftar hanya iseng mencoba layanan hosting yang Anda tawarkan dan tidak merawat hostingnya dalam sebulan atau jika tidak ada trafik di hosting tersebut selama 14 hari, maka pembayaran untuk pendaftaran tersebut akan dianulir.
Untuk lebih detailnya dalam mengelola kemitraan di atas, Anda dapat menyimak buku-buku kami yang secara khusus mengulas bisnis-bisnis di atas.
Selamat mencoba!
http://www.smitdev.com/posts/bisnis-online-via-iklan-di-website-blog143.php
1.1  Abstrak
Penulisan ini dilatarbelakangi oleh beberapa hal sebagai berikut :
Seiring dengan berkembangnya teknologi, penulis ingin lebih mengembangkan manfaat dari sebuah jaringan internet, yang awalnya hanya sebagai jaringan komunikasi, publikasi, informasi nantinya ingin lebih dikembangkan sebagai sarana penyedia informasi dan sarana bisnis yang efektif dan efisien. Di dalam penulisan ini penulis ingin mencoba memberikan informasi bagaimana website dan blog tidak hanya menjadi media baca saja, tetapi ingin memberikan keuntungan bagi admin dan pihak iklan melalui bisnis via iklan.

  
1.2 Permasalahan
1. Bagaimana cara bisnis online?
2. Jenis atau tipe iklan apa saja yang bisa dipasang?
3. Layanan apa saja yang bisa digunakan dalam bisnis online?
1.3 Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang bisnis online.
2. Untuk mengetahui apa saja jenis atau tipe iklan yang bisa dipasang.
3. Untuk lebih memahami layanan apa saja yang dapat digunakan dalam bisnis online.
1.4 Metode Penelitian
* Subject :
a.) cara bisnis online dengan pemasangan iklan pada website atau blog :
  1. Anda memiliki website atau blog.
  2. Anda mendaftarkan diri sebagai mitra penyaji iklan di penyelenggara layanan.
  3. Anda memilih dan memasang kode iklan yang telah disediakan oleh penyelenggara layanan.
  4. Anda menerima penghasilan dari iklan.
b.) Jenis dan tipe iklan yang bisa dipasang :
  • AdSense for Content: Anda memasang link iklan atau banner di halaman web atau blog Anda.
  • AdSense for Search: Anda memasang form mesin pencari Google di website Anda, iklan terkait akan ditampilkan saat ada pengunjung yang menggunakan form pencarian yang Anda sediakan.
  • AdSense for Feeds: Ini tipe baru, Anda memasang iklan pada feed sindikasi posting Anda (RSS XML). Blog Anda biasanya memiliki Feed, adapun website tergantung apakah Anda menyediakannya atau tidak.
  • Ada juga tipe Refferals, berupa link referensi ke situs pemilik iklan. Sayangnya tipe iklan ini sejak akhir Agustus ditiadakan oleh Google.

c.) Layanan yang bisa digunakan dalam bisnis online:
Text Link Ads
Layanan Text Link Ads kurang lebih sama seperti Google AdSense. Perbedaannya adalah Anda baru bisa berpromosi dan mendapatkan penghasilan jika website atau blog Anda telah memiliki PageRank (pengertian istilah PR) minimal 4.
Alternatif pembayaran yang ditawarkan Text Link Ads lebih bervariasi. Anda dapat menerima pembayaran via cek seperti Google AdSense, melalui account PayPal yang telah Anda miliki, atau melalui kartu debit Payoneer yang disediakan oleh Text Link Ads. Anda juga dapat membelanjakan kembali penghasilan Anda di Text Link Ads untuk beriklan balik.
AdBrite
Kurang lebih program kemitraan AdBrite sama seperti layanan Google AdSense di atas. Salah satu fitur iklan yang cukup menarik adalah pengintegrasian link iklan dengan konten website atau blog Anda. Jadi teks-teks tertentu di dalam halaman web atau posting blog Anda otomatis akan diberi link ke iklan AdBrite.
000webhost
Ini merupakan kerjasama iklan yang mempromosikan layanan hosting gratis dari 000webhost. Anda dapat berpartisipasi sekaligus menikmati layanan hosting gratis di tempat ini. Hosting gratis ini juga bisa menjadi solusi murah bagi penyelenggaraan website atau blog untuk berpartisipasi di layanan periklanan lain seperti telah diulas di atas.
Iklan referensi Anda akan diperhitungkan berdasarkan orang yang mengklik iklan Anda dan mendaftar di layanan hosting gratis 000webhost. Setiap situs baru yang terdaftar akan bernilai $5 dan akan dibayarkan setelah mencapai akumulasi minimal $100.
Ada persyaratan khusus dalam norma perhitungan di 000webhost, yakni situs terdaftar baru bisa diperhitungkan komisinya jika situs tersebut aktif minimal satu bulan. Jadi jika orang yang mendaftar hanya iseng mencoba layanan hosting yang Anda tawarkan dan tidak merawat hostingnya dalam sebulan atau jika tidak ada trafik di hosting tersebut selama 14 hari, maka pembayaran untuk pendaftaran tersebut akan dianulir.

*Alat Ukuran : Fakta, kejujuran dan kenyataan dalam bisnis online via iklan di website dan blog. Jika fakta dan jujur dalam penerapan antara pihak admin website atau blog dengan pihak iklan maka akan terjalin lancar dan terlaksana bisnis online tersebut. Sama-sama menguntungkan dari pihak admin dan pihak iklan.
*Teknik Analisis : Berdasarkan banyaknya pengunjung yang melihat baner iklan yang telah dipasang pada website atau blog dan sekaligus mengklik atau membuka iklan tersebut sehingga para pengunjung dapat langsung menuju website iklan yang dituju. Dihitung dari beberapa nilai kuantitativnya semakin banyak pengunjung yang melihat, semakin banyak nilai pemasukkan yang diperoleh admin.
* Hasil Analisis : Kesimpulannya adalah  dalam bisnis online via iklan pada website dan blog, harus diketahui terlebih dahulu tata cara bisnis onlinenya dengan cara mengerti perancangan blog atau website setelah itu sediakan letak baner yang akan dipasangi iklan dll. Kemudian mengetahui jenis atau tipe iklan apa saja yang bisa dipasang pada website maupun blog, begitu juga dengan layanan yang dapat digunakan. Jika rancangan-rancangan seperti di atas sudah dijalankan maka bisnis online via iklan pada website dan blog akan terlaksana.

Wednesday, June 6, 2012

Posted by azhar_artazie Posted on 6:11 PM | 1 comment

PHYSICAL LAYER


BAB I
PENDAHULUAN

1.1.         Latar Belakang.

Perubahan waktu dari detik kemenit dari menit ke jam dari jam ke hari dari hari keminggu dan seterusnya, dari zaman globalisasi modern ini. Perkembangan teknologi semakin hari semakin berkembang, tidak menutup kemungkinan setiap jam dan menit teknologi baru muncul dengan kelebihan dan keunggulan yang berbeda satu sama lain atau mungkin saling melengkapi dan menutupi kekurangan yang ada. Dengan adanya internet merupakan salah satu bentuk teknologi yang seharusnya dapat memotivasi sekaligus memberikan inspirasi untuk menghasilkan kreasi yang bermanfaat. Setiap informasi yang dibutuhkan (yang terkait) dapat dengan cepat diperoleh hanya dengan mengetikan kata kuncinya dengan tepat. Permintaan informasi dari client kepada server langsung disajikan dengan data-data yang terkait pada database yang ada. Bagaimanakah proses pengelolaan data dan proses pengirimannya yang sebenarnya terjadi?. Inilah hal yang sering dilupakan oleh para pengguna dunia maya.
Ketika terjadi proses pengiriman data dari client kepada server atau sebaliknya (sender ke receiver), banyak hal-hal yang tidak diketahui oleh para surfer, karena mungkin mereka kurang mengangap penting mengenail hal tersebut. Data yang tidak tepat, hilangnya data, hancurnya data besar kemungkinan terjadi pada proses pengiriman data pada tahap-tahap tertentu. Hal inilah yang menjadi permasalahan pada jaringan komunikasi data.
Ada 2 Pembahasan penting dalam makalah ini, yaitu :
1. Menjelasakan secara umum mengenai OSI Layers
2. Menjelaskan secara umum mengenai Physical Layer



BAB II
PEMBAHASAN

2.1.     Penjelasan OSI Layers.

             Pengantar Model Open Systems Interconnection(OSI). Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Standardization for Organization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.


Model Layer OSI



Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawab secara khusus pada proses komunikasi data. Misal, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya selama proses transfer data berlangsung.
2.2.    Pengertian Lapisan Fisik ( Physical Layer ).
Lapisan fisik (Physical Layer) merupakan lapisan dasar dari semua jaringan dalam model referensi OSI dimana lapisan ini berfungsi untuk mentransmisikan sinyal data analog maupun digital. Selain itu, lapisan fisik dapat digunakan untuk menentukan karakteristik dari kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer dalam jaringan sehingga sarana sistem pengiriman data ke perangkat lain yang terhubung dalam suatu jaringan komputer. Pada lapisan ini yang akan menjelaskan mengenai jarak terjauh yang mungkin digunakan oleh media fisik serta mengatur bagaimana cara melakukan collision control. Physical Layer juga memiliki tujuan utama, seperti.

  • Menspesifikasikan standar untuk berinteraksi dengan media jaringan.
  • Menspesifikasikan kebutuhan media untuk jaringan.
  • Menetukan karakteristik kabel untuk menghubungkan komputer dengan jaringan.
  • Mentransfer dan menentukan bagaimana bit data dikodekan.
  • Format sinyal electrical untuk transmisi lewat media jaringan.         
  • Sinkronisasi transmisi sinyal.
  • Menangani interkoneksi fisik (kabel), mekanikal, elektrikal dan procedural.
  • Mendeteksi error selama transmisi.

Lapisan ini mendefinisikan antarmuka dan mekanisme untuk meletakkan bit-bit data diatas media jaringan seperti kabel, radio dan cahaya. Selain itu, lapisan ini dapat mendefinisikan tegangan listrik, arus listrik, modulasi sinkronisasi antar bit, pengaktifan dan pemutusan koneksi serta beberapa karakteristik kelistrikan untuk media transmisi seperti kabel UTP / STP, kabel koaksial atau kabel fiber optic. Protocol pada PHY Layer mencakup IEEE 802.3; RS-232C; X.21; repeater; transceiver; kartu jaringan atau Network Interface Card (NIC) dan pengabelan untuk beroperasi.
2.3.    Manfaat Physical Layers pada Komunikasi Data.
Media paling sering digunakan untuk komunikasi data adalah kabel yang menggunakan kawat tembaga untuk sinyal data dan bit kontrol antar perangkat jaringan. Kabel yang digunakan untuk komunikasi data yang biasanya terdiri dari serangkaian kabel tembaga individu yang membentuk sirkuit sinyal didedikasikan untuk tujuan tertentu. Jenis lain dari kabel tembaga, yang dikenal sebagai kabel koaksial, memiliki konduktor tunggal yang berjalan melalui pusat kabel yang terbungkus oleh, namun terisolasi dari, pelindung lainnya.
Tembaga jenis media yang dipilih adalah ditentukan oleh standar lapisan Fisik yang dibutuhkan untuk menghubungkan lapisan Data Link perangkat dua atau lebih jaringan. Kabel ini dapat digunakan untuk menghubungkan node di LAN untuk perangkat perantara, seperti router dan switch. Kabel juga digunakan untuk menghubungkan perangkat WAN ke penyedia layanan data seperti perusahaan telepon. Setiap jenis koneksi dan perangkat kabel terlampir persyaratan yang ditetapkan oleh standar lapisan fisik.
Jaringan media umumnya menggunakan jack modular dan colokan, yang menyediakan koneksi mudah dan pemutusan. Juga, satu jenis konektor fisik dapat digunakan untuk beberapa jenis koneksi. Sebagai contoh, konektor RJ-45 digunakan secara luas dalam LAN dengan satu jenis media dan di beberapa WAN dengan jenis media lain. Berikut adalah contoh hardware yang memakai kawat tembaga


2.4.    Sinyal Data.
Sinyal data merupakan proses komunikasi data yang hendak ditransmisikan akan diberi kode terlebih dahulu dala bentuk sinyal analog dan digital.
  1.  Sinyal analog
Merupakan sinyal data dalam bentuk gelombang yang berkelanjutan, tidak ada perubahan secara tiba-tiba serta mempunyai besaran yaitu amplitudo dan frekuensi. Dengan menggunakan sinyal analog akan memberikan jangkauan transmisi data yang jauh. Gelombang pada sinyal analog berbentuk sinusoidal yang memiliki tiga variabel dasar seperti amplitudo (ukuran tinggi rendah tegangan dari sinyal analog), frekuensi (jumlah gelombang dalam waktu satu detik) dan phase (besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu). Dengan menggunakan 3 variabel tersebut akan diperoleh 3 jenis modulasi, seperti:
  • Amplitudo Modulation (AM) menggunakan sinyal analog untuk membedakan dua keadaan sinyal digital.
  • Frequency Modulation (FM) menggunakan frekuensi sinyal analog untuk membedakan dua keadaan sinyal digital.
  • Phase Modulation (PM) menggunakan perbedaan sudut fase dari sinyal analog untuk membedakan dua keadaan dari sinyal digital. Cara ini merupakan cara yang paling baik, tapi menggunakan sistem yang sangat sulit.

  1. Sinyal digital
Merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan secara tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Modem (modulator demodulator) akan digunakan untuk melakukan transmisi data. modem sebagai modulator bertujuan untuk menerjemahkan data atau informasi dalam bentuk sinyal digital menjadi sinyal analog yang kemudian akan menggabungkan diri dengan frekuensi pembawa (carrier).

Sedangkan, modem sebagai demodulator bertujuan untuk memisahkan dari frekuensi pembawa dan menerjemahkan data atau informasi sinyal analog menjadi sinyal digital. Pada Physical Layer, komputer mengirimkan stream bit lewat media transmisi karena komputer menggunakan sinyal elektrik untuk menghadirkan biner 0 dan 1. Oleh karena itu, Physical Layer memiliki standar sinyal elektrik, seperti:
·         Jenis sinyal (analod atau digital).
·         Level tegangan.
·         Identifikasi bit.
·         inkronisasi bit.

2.5.    Media Transmisi.
Media transmisi merupakan suatu jalur fisik antara transmitter dan receiver dalam sistem transmisi data. media transmisi dapat diklasifikasikan sebagai guided (terpadu) dan unguided (tidak terpadu) dapat terjadi dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Dengan media yang terpadu, gelombang dipadu melalui sebuah media padat seperti kabel tembaga terpilin (twisted pair), kabel coaxial tembaga dan serat optik (fiber optic). Beberapa faktor yang berhubungan dengan media transmisi dan sinyal, yaitu.
·         Bandwidth (lebar pita).
·         Transmission impairement (kerusakan transmisi).
·         Interference (interferensi).
·         Jumlah penerima (receiver).

Adapun media yang dibutuhkan selain komputer terlepas dari jenis jaringan yang dibangun,adalah:
·         Kabel.
·         Transmisi tanpa kabel (wireless).
·         Network interface card (NIC) atau kartu jaringan.
Protokol pada Physical Layer menjelaskan karakteristik dari media transmisi dan sinyal elektrik yang meliputi spesifikasi sebagai berikut.
·         Konektor fisik.
·         Piranti koneksi seperti switch dan multiplexer.
·         Kecepatan data transfer.
·         Jarak transmisi maksimum.
2.6  Jenis Transmisi.
1.    Transmisi Paralel.
Merupakan suatu konektor yang terdiri dari tujuh atau delapat bit (ASCII) ditransmisikan secara serentak setiap saat.

2.    Transmisi Serial.
Merupakan bentuk transmisi yang digunakan secara umum. Pada transmisi ini, setiap bit dari satu karakter dikirimkan secara berurutan yaitu bit per bit dimana satu bit diikuti oleh bit berikutnya.

2.7  Metode Transmisi.
1.    Baseband.
Pada metode ini, data berupa sinyal digital langsung dikirim melalui media transmisi satu channel seperti kabel tanpa melalui perubahan apapun. Dengan cara ini pengiriman data dan tergantung pada jarak transmisi dan kualitas media yang digunakan. Pada metode ini dibutuhkan peralatan multiplexing disebut time division multiplexing (TDM). TDM digunakan untuk transmisi data dalam bentuk sinyal. Dengan TDM, pengiriman data dilakukan dengan cara mengatur pengiriman data dari setiap terminal berdasarkan waktu. Olehkarena itu, dibutuhkan media transmisi berkualitas tinggi yang dapat mengirimkan data dengan kecepatan tinggi diantara multiplexer transmitter dan multiplexer receiver.



2.    Broadband.
Broadband digunakan untuk mentransmisikan sinyal analog. Apabila data dalam bentuk sinyal digital, maka harus dimodulasi menjadi sinyal analog. Media yang digunakan berupa kabel coaxial broadband menggunakan media frekuensi radio atau satelit. Data dari beberapa terminal dapat menggunakan satu saluran, tapi memiliki frekuensi yang berbeda sehingga pada saat bersamaan dapat dikirimkan berebagai jenis data melalui beberapa frekuensi.

























BAB III
PENUTUP

3.1.    Kesimpulan

Layer 1 dari model OSI bertanggung jawab atas perangkat interkoneksi fisik. Standar pada lapisan ini mendefinisikan karakteristik listrik, optik, dan radio frekuensi representasi bit yang terdiri dari frame layer Data Link yang akan dikirimkan. Nilai Bit dapat direpresentasikan sebagai pulsa elektronik, pulsa cahaya, atau perubahan dalam gelombang radio.

3.2.    Saran

Diharapkan anda mengetahui lapisan fisik dapat digunakan untuk menentukan karakteristik dari kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer dalam jaringan sehingga sarana sistem pengiriman data ke perangkat lain yang terhubung dalam suatu jaringan komputer, salah satu contohnya:
  • Menspesifikasikan standar untuk berinteraksi dengan media jaringan.
  • Menspesifikasikan kebutuhan media untuk jaringan.
  • Menetukan karakteristik kabel untuk menghubungkan komputer dengan jaringan.
  • Mentransfer dan menentukan bagaimana bit data dikodekan.
  • Format sinyal electrical untuk transmisi lewat media jaringan.         
  • Sinkronisasi transmisi sinyal.
  • Menangani interkoneksi fisik (kabel), mekanikal, elektrikal dan procedural.
  • Mendeteksi error selama transmisi.



















DAFTAR PUSTAKA

-      http://id.shvoong.com/exact-sciences/1733508-apa-saja-tujuh-lapisan-model/#ixzz1YrNckl6j
-     Tim Penelitian dan Pengembangan Wahana Komputer, Konsep Jaringan dan Pengembangannya, Salemba Infotek, Jakarta, 2003.